Depan Profil Sejarah Singkat Desa Legokherang

Sejarah Singkat Desa Legokherang

Desa Legokherang berdiri sejak jaman kolonial Belanda, dan seperti tempat – tempat lainnya desa Legokherang pun mempunyai sejarah asal – usul mengenai berdirinya Desa Legokherang sekalipun sejarah ini sumbernya turun temurun dari nenek moyang terdahulu, dimana dalam kisah sejarahnya diawali dari masa pemekaran wilayah waktu itu.

Sebelumnya Legokherang adalah bagian dari wilayah Desa Suban (Subang sekarang), yang waktu itu penduduknya masih sekitar 60 KK dan atas desakan keinginan masyarakat Legokherang minta untuk di mekarkan menjadi desa pemekaran dari desa Suban.

Singkat cerita para tokoh di kampung Legokherang mengadakan rapat persiapan pemekaran kampung Legokherang menjadi desa dan dari hasil musyawarah maka salah satu dari tokoh masyarakat pada waktu berangkat mengajukan permohon atau mohon restu kepada Wadana yang berada di Luragung, setelah sampai di Luragung ternyata Wadana tidak serta merta memberikan  restu atau menyetujui permohonan tersebut melainkan memberikan persyaratan, akan tetapi tokoh dari Legokherang  itupun tetap bersikukuh  agar dapat mendapat Izin untuk membuat desa pemekaran apapun resiko dan tantangan yang akan dihadapi, padahal wadana memberikan tantangan bahwa tokoh dari Legokherang itu akan diguyur oleh air panas yang masih mendidih apabila tetap memaksa ingin Legokherang menjadi Desa, akan tetapi tokoh tersebut tidak bergeming sedikitpun beda dengan  tokoh dari Mandapa ketika mendapatkan  tantangan yang sama  malah pergi / kabur karena takut diguyur air mendidih dan malah membatalkan niatnya. Beda dengan tokoh dari Legokherang tetap berdiam diri sambil menunggu restu dari Wedana sekalipun harus menghadapi persyaratan yang berat begitu kata penutur yang penulis jumpai.

Melihat keteguhan hati tokoh dari Legokherang tersebut wedanapun berubah pikiran dan akhirnya member ijin atau restu bahwa Legokherang bisa menjadi desa.

Setelah mendapat restu dari wadana Luragung akhirnya Legokherang Resmi Menjadi Desa dengan nama Desa Legokherang pada tahun 1840 dengan nomor urut desa no 12, karena di legokherang belum ada yang bisa baca tulis maka untuk syarat menjadi Kuwu setidaknya harus bisa membaca dan menulis akhirnya kepala desa pertamanya manggil dari Gunung Jawa sesuai arahan Kuwu Suban dan yang dipercaya menjadi Kuwunya adalah  Raden Winanggung dengan Julukan Eyang Angkin yang masih kerabat dari Kuwu Suban .Julukan Eyang Angkin berasal dari kata Angkir (bahasa sunda) yang artinya memanggil.

Legokherang berdiri pada masa Pemerintahan Desa Subang sekarang yang dulunya masih wilayah dukuh / dalem / Ketug ( Ciketug sekarang / desa Pamulihan sekarang )

yang dipimpin oleh Kuwu Sura Dipa Kuwu ketiga Desa Subang. (sumber dari sejarah desa Pamulihan )

Luas wilayah legokherang ditetapkan memiliki luas 565,353 Ha yang masih terdiri dari ladang hutan belantara dan sedikit pesawahan adapun yang nara sumber ketahui urutan dari kepala Desa yang telah memimpin di Desa Legokherang sebagai berikut :

SILSILAH KEPALA DESA LEGOKHERANG

       

NO

NAMA

MASA JABATAN

PENDIDIKAN

1

ANGKIN JIWA LAKSANA

1843-1874 (31 TH)

SR

2

KARMAN TJANDRADISASTRA

1874-1887 (13 TH)

SR

3

TJANDRA SASMITA

1887-1907 (20 TH)

SR

4

BASTA

1907-1923 (16 TH)

SR

5

WIRYA SASMITA

1923-1950 (27 TH)

SR

6

HASAN WAR'I

1950-1965 (15 TH)

SR

7

H. ADUN ALIMUDHYIN

1965-1986 (21 TH)

SLA

8

N. HARYONO

1986-1994 (8 TH)

SLA

9

DAHLAN (PJS)

1994-1996 (2 TH)

SD

10

ASEP KUSUMA (PJS)

1996-1998 (2 TH)

S.1

11

SYAMSU

1998-2006 (8 TH)

SD

12

SUHENDAR (PJS)

2006-2007 (1 TH)

SLA

13

SUHENDAR

2007-2016 (9 TH)

SLA

14

DIDI SETIADI, S.AP (PJS)

2016-2017 (1 TH)

S.1

15

MULYADI

2017-2023 (6 TH)

SLTP

16

WARSIM

2023- SEKARANG

SLTP

Demikian sejarah singkat mengenai asal – usul sejarah berdirinya Desa Legokherang adapun mengenai data dan paktanya nara sumber belum bisa memberikan data otentik dikarenakan masih dalam rangka penelitian yang lebih dalam lagi sekian,